Posts By tuty1

Asus Segera Luncurkan Zenfone 8 pada Mei 2021

Perusahaan teknologi asal Taiwan, ASUS, dikabarkan akan meluncurkan smartphone terbaru mereka. Peluncuran seri Zenfone 8 ini dijadwalkan dalam event pada laman resmi ASUS pada 12 Mei mendatang dengan tagline “Big on Performance” dan “Compact in Size.”

Bahkan, landing page di situs resmi sudah menampakkan waktu penghitungan mundur menuju peluncurannya nanti.

Big on Performance kemungkinan mengacu pada prosesor yang digunakan pada Zenfone 8 yakni Qualcomm Snapdragon 888 dengan RAM 8GB, dan sudah langsung menggunakan Android 11. Sementara untuk “Compact in size” tampaknya memberitahukan tentang kehadiran seri Zenfone 8 Mini.

Seri Zenfone 8 ini telah banyak diungkap dalam berbagai bocoran, termasuk daftar GeekBench. Soal skor GeekBench sendiri, model andalannya mencetak 1.124 poin pada tes single-core sedangkan untuk tes multi-core, mencetak 3.669 poin. Dari skor tersebut, performa ponsel Asus ini sesuai dengan smartphone Snapdragon 888 lainnya.

Sebuah video teaser berdurasi pendek diposting di akun resmi Twitter ASUS yang menampilkan penampakan detail layar Asus Zenfone 8. Terlihat, ada potongan lubang di pojok kiri atas. Bezel atas dan bawah tampak simetris dan teaser menunjukkan kecepatan refresh yang tinggi.

Bocoran sebelumnya mengklaim bahwa salah satu seri ZenFone 8 bakal menjadi HP flagship berukuran compact dan akan disebut Zenfone 8 Mini. Seri Zenfone 8 dikabarkan menggunakan layar AMOLED dengan resolusi FHD + dengan refresh 120Hz.

Pada sektor kamera, model ini akan mengemas sensor utama Sony IMX686 64MP yang akan bekerja sama dengan modul Sony IMX663. Seri ini juga akan datang dengan dukungan pengisian daya 30W.

Asus sudah mulai menyebar undangan peluncuran Zenfone 8 secara global. Kini perusahaan tersebut mengeluarkan teaser yang memperlihatkan salah satu fitur milik Asus Zenfone 8 dan diunggah di akun Twitter resmi Asus. Dalam postingannya, mereka menanyakan “How much smoothness can you find in a phone?”. Kata “smoothness” divisualisasikan dengan banyak huruf O, yang sepertinya merupakan sedikit kode dari Asus.

Setelah dihitung, ternyata terdapat 120 huruf “O” dalam teaset tersebut. Banyak yang berspekulasi bahwa ini merupakan tanda bahwa Zenfone 8 akan memiliki kecepatan refresh rate 120Hz.

Zenfone sendiri merupakan nama seri produk smartphone milik Asus. Tiga seri pertama yang diluncurkan pada tahun 2014 yaitu Zenfone 4, Zenfone 5, dan Zenfone 6. Keunggulan yang ditawarkan dari seri perdananya ialah dari segi prosesornya yang menggunakan Intel Atom Multicore Processor. Jenis prosesor ini diklaim memiliki performa maksimal untuk membekali ponsel pintar. Selain itu, ketiga seri ini memiliki layar dengan dibekali teknologi Gorilla Glass 3.

Ketiga ponsel tersebut juga mengungguli fitur PixelMaster pada kameranya. Berkat PixelMaster, hasil foto dan videonya diklaim sangat jernih, meski dalam kondisi minim cahaya.Selain menjanjikan performa peranti lunaknya, seri Zenfone memiliki tampilan yang atraktif dengan pilihan warna terang.

Sementara seri terakhirnya yang telah diluncurkan yaitu Zenfone 7 dan Zenfone 7 Pro pada September 2020. Kedua seri ini dibekali dengan chipset Qualcomm Snapdragon 865 5G dan RAM sebesar 6/8GB. Dengan layar berukuran 6,67 inchi dan berteknologi Gorilla Glass 6, Zenfone 7 dan Zenfone 7 Pro pada peluncurannya dibanderol seharga sekitar USD 750 untuk Zenfone 7 serta sekitar USD 950 untuk Zenfone 7 Pro.

Untuk seri Zenfone 8 sendiri, Asus belum mengumumkan harga resminya.

NFC pada Smartphone : Apa dan Bagaimana Cara Kerjanya

NFC yang merupakan singkatan dari “Near Field Communication” dapat diartikan sebagai komunikasi medan dekat. NFC adalah protokol yang menghubungkan dua perangkat elektronik dengan jarak yang begitu dekat, atau maksimum sejauh 4 cm. 

Fitur NFC lahir sejak tahun 1900-an dan kini sudah banyak tersemat pada ponsel pintar. Ponsel Android pertama yang memiliki teknologi NFC adalah Samsung Nexus S yang rilis pada 2010.

Fitur NFC membutuhkan dua perangkat yang kompatibel, satu bertindak sebagai transmitter dan satu lainnya sebagai penangkap sinyal. Ada dua jenis perangkat yang kompatibel dengan NFC, yaitu perangkat pasif dan perangkat aktif. 

Perangkat pasif hanya bisa mengirim informasi ke perangkat NFC lain tanpa membutuhkan daya serta tidak perlu mengolah informasi yang diterima dari perangkat lain. Perangkat jenis ini juga bersifat dependen alias membutuhkan perangkat aktif untuk bisa terhubung.

Perangkat NFC aktif bisa mengirim maupun menerima data. Contoh paling umum adalah smartphone yang telah dilengkapi fitur NFC. Ada pula pembaca kartu yang tersedia di transportasi umum atau mesin pembayaran digital.

NFC berguna untuk mengecek dan mengisi saldo uang elektronik di ponsel. Anda juga dapat menyimpan informasi sistem pembayaran layaknya dompet digital.

Kegunaan lain NFC ialah dapat menghubungkan dua gawai sehingga bisa saling bertukar data. Bukan cuma antara ponsel dengan ponsel, NFC juga dapat menghubungkan ponsel dengan kamera, printer, atau audio.

Cara kerja NFC agak mirip dengan bluetooth atau WiFi yang menggunakan gelombang radio untuk mengirimkan informasi. Teknologi yang digunakan pada NFC adalah Radio-frequency identification (RFID) jenis lama yang menggunakan induksi elektromagnetik untuk mengirim informasi.

NFC bisa digunakan untuk menginduksi arus elektrik di komponen pasif untuk hanya mengirim data. Komponen pasif tersebut tidak harus memiliki daya, mereka bisa mengandalkan medan elektromagnetik yang diproduksi komponen aktif NFC ketika dua komponen saling didekatkan. Hal ini menjadi pembeda antara NFC dan bluetooth.

Saat ini, standar NFC memiliki tiga mode operasi yang berbeda. Peer-to-peer adalah yang paling banyak digunakan. Mode ini memungkinkan dua perangkat ber-NFC bisa saling menukar beragam informasi satu sama lain. Dengan mode ini, kedua perangkat bisa berganti status, dari aktif saat mengirimkan data, menjadi pasif saat menerima data. Jadi NFC ini sangat mempermudah aktivitas Anda, smartphone Anda pun tidak terbatas untuk browsing atau mengakses W88 Mobile saja.

Mode yang kedua yaitu read/write. Mode ini hanya bisa mentransmisi data satu arah. Misalnya, smartphone sebagai komponen aktif terhubung dengan perangkat lain untuk membaca informasi dari kartu uang elektronik atau komponen pasif lainnya. 

Mode terakhir adalah card emulation. Mode ini umum digunakan dalam pembayaran digital, dimana NFC bertindak sebagai kartu kredit untuk melakukan pembayaran dengan lebih mudah. Di beberapa negara, mode ini juga digunakan untuk sistem transportasi publik dengan cara menempelkan ponsel ke mesin pembaca kartu.

Fitur NFC memberikan kemudahan bagi pengguna dalam melakukan transaksi elektronik. Transaksi yang dilakukan pun menjadi lebih aman dan singkat, serta dapat mengurangi biaya produksi dan sampah kertas yang dihasilkan dari transaksi dengan menggunakan kartu misalnya. Kelebihan NFC lainnya adalah dapat melakukan pengiriman data dalam hitungan detik tanpa membutuhkan daya yang besar dalam penggunaannya. Dalam hal kecepatan koneksi, NFC hanya membutuhkan waktu kurang dari 10 detik untuk menghubungkan dua perangkat.

Walaupun NFC adalah fitur yang terbilang lebih canggih, namun kecepatan transfer data NFC lebih lambat jika dibandingkan dengan bluetooth. Selain itu, tidak semua perangkat kompatibel dengan fitur NFC, lain halnya dengan Bluetooth yang ada di hampir semua perangkat. Adopsi NFC agak terhambat karena tidak semua ponsel menghadirkan fitur ini. Sementara untuk pembayaran, implementasi NFC membutuhkan perangkat khusus (terminal POS dan ponsel NFC), sementara metode alternatif seperti QR Code cukup mengandalkan kamera perangkat.